Tubuhku Luka
_____________
Kasihku...
Sisihkanlah waktumu untukku
Sebentar saja tidak akan lama
Untuk melihat apa yang terjadi
Agar kau tahu dan mengerti
Kasihku...
Lihatlah tubuhku memeluk setia
Ketika matamu haus sebuah tatapan
Atas keindahan yang kau nikmati
Dari lembah yang penuh kabung
Menganga luka antara perut dan paha
Kasihku...
Ada tanah-tanah retak memilu
Pada setiap pasang tumit
Yang kau jilati tanpa rumit
Juga rumput ketiak yang kerontang
Saat aromanya mulai ambyar
Untuk hidungmu yang angkuh
Kasihku...
Mari mendekat lebih erat padaku
Dekatkan tubuhmu pada bukit-bukit
Yang menjulang telanjang tanpa karsa
Juga wajahku yang porak poranda
Pada setiap bopengan lubang tambang
Mataku buram pada langit yang kusut
Menerjemah kumbang menyapa bunga
Kasihku...
Anak-anak kita telah tumbuh
Dan semakin besar di dalam waktu
Aku yang rapuh tak mampu bertumbuh
Ketika cintamu padaku tak lagi utuh
Bantulah aku kasihku dengan kasihmu
Sebelum payudaraku kusut pada kenyalnya
Aku akan menyusui anak-anakmu
Yang juga adalah darah dagingmu
Dari tanah yang menerima peluhmu
Riung, 23 Juli 2020
Maria Wona
Comments
Post a Comment